Blog

  • Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas Masyarakat

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Indonesia.

    Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

    Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan, Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Sebanyak 874 jembatan telah selesai dibangun, sementara 17 unit masih dalam tahap pembangunan dan empat unit dalam tahap perencanaan.

    “Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, Bapak Presiden berkenan hadir secara virtual. Tentunya ini memberikan semangat bagi kita semua, khususnya seluruh personel TNI dan Polri, untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik sesuai dengan arahan Bapak, bahwa kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

    Kapolri mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer dan menghubungkan 1.314 desa.

    Pembangunan juga dilakukan di berbagai wilayah, dengan Banten menjadi daerah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi terbanyak, yakni 145 jembatan. Selanjutnya Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan.

    Selain pembangunan jembatan, Polri turut berkontribusi dalam pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui pembangunan 39 jembatan, termasuk enam Jembatan Bailey di Aceh dan Sumatera Barat.

    Menurut Kapolri, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, mulai dari memperlancar mobilitas hingga mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

    “Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

    Kapolri menegaskan, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat. Hal tersebut sekaligus menjadi implementasi arahan Presiden bahwa TNI-Polri harus senantiasa berada di tengah rakyat dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

    “Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

  • Presiden Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polda Metro Jaya

    BEKASI — Lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan presiden bersamaan dg jembatan lainnya untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis (13/8/2026). Seiring dg itu Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri melaksanakan bakti sosial dan baksi kesehatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

    Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang di resmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

    Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan.

    Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

    Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat.

    Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar. Kapolda bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

    “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.

    “Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

    Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.

  • Lima Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Jadi Penghubung Baru Warga di Wilayah Polda Metro Jaya

    BEKASI — Lima Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya diresmikan untuk mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, Kamis (13/8/2026). Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri meresmikan langsung salah satu jembatan di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

    Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang diikuti Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual melalui konferensi video Zoom. Kapolda Metro Jaya bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti rangkaian kegiatan tersebut dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin, sekaligus meresmikan jembatan untuk mulai dimanfaatkan masyarakat.

    Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan. Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, sementara satu lainnya berada di Kota Tangerang Selatan.

    Empat titik di Kabupaten Bekasi masing-masing berada di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran. Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

    Keberadaan lima jembatan tersebut menjadi akses penghubung baru bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah perjalanan warga menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan, lahan pertanian maupun pusat kegiatan ekonomi, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk usaha masyarakat.

    Khusus di Desa Sindangsari, Cabangbungin, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi sarana penghubung yang memberikan akses lebih aman dan layak bagi warga sekitar. Usai peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran juga meninjau langsung jembatan serta berdialog dengan masyarakat.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya juga menggelar bakti sosial berupa penyerahan paket bantuan serta bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar. Kapolda bersama para pejabat utama Polda Metro Jaya meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan dan berdialog dengan warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga dan membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

    “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian harus terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pengabdian terbaik.

    “Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

    Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi wujud kolaborasi Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memperkuat konektivitas serta memberikan manfaat nyata bagi warga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan.

  • Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat

    Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

    Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.

    “874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.

    Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

    “Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.

    Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.

    Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.

    Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.

    Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.

    Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.

    Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.

    “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.

    Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.

    Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.

    “Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

  • Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Lomba Melukis Tingkat SMP Semarakkan HUT RI ke-81

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polres Metro Jakarta Selatan menyelenggarakan perlombaan melukis tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan apresiasi Polri terhadap kreativitas generasi muda, sekaligus sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme serta kecintaan terhadap Tanah Air di kalangan pelajar.

    Para peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan kreativitas dan imajinasi mereka melalui karya seni lukis dengan mengusung tema semangat kemerdekaan dan nilai-nilai kebangsaan.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan berharap para pelajar dapat terus mengembangkan bakat dan potensi positif yang dimiliki, serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan bermanfaat.

    Perlombaan melukis tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, sekaligus menciptakan suasana perayaan HUT RI ke-81 yang meriah, aman, dan penuh semangat kebersamaan.

  • Sambut HUT RI ke-81, Polres Metro Jakarta Selatan Gelar Donor Darah dan Bakti Sosial

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan donor darah dan bakti sosial di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Jakarta Selatan meninjau langsung pelaksanaan kegiatan donor darah dan bakti sosial.

    Peserta kegiatan bakti sosial dan donor darah sebanyak 151 peserta terdiri dari masyarakat umum, pengemudi ojek online (ojol), serta organisasi masyarakat (ormas). Sementara itu, kegiatan donor darah diikuti oleh personel Polres Metro Jakarta Selatan, masyarakat umum, pengemudi ojol, dan perwakilan ormas.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat serta semangat berbagi dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    “Melalui kegiatan donor darah dan bakti sosial ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan kebersamaan. Polres Metro Jakarta Selatan berharap kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga persatuan dan keamanan di wilayah Jakarta Selatan.

  • Tiga Remaja Diamankan Polsek Pasar Minggu karena Membawa Senjata Tajam

    Jakarta Selatan – Polsek Pasar Minggu mengamankan tiga orang laki-laki yang kedapatan membawa dan menguasai senjata tajam di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ketiganya diamankan pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di depan FTL Gym, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu.

    Ketiga yang diamankan masing-masing berinisial MD (16), F (15), dan AHB (15). Dari tangan mereka, petugas mengamankan satu senjata tajam jenis celurit dan satu senjata tajam menyerupai celurit yang biasa disebut corbek.

    Ketiga remaja tersebut awalnya diamankan oleh masyarakat yang melintas di lokasi. Salah seorang masyarakat yang turut mengamankan diketahui merupakan anggota Kepolisian.

    Selanjutnya, ketiganya dibawa dan diproses di Polsek Pasar Minggu. Dalam proses pemeriksaan, ketiganya yang masih berstatus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) mendapat pendampingan dari Balai Pemasyarakatan serta orang tua masing-masing.

    Atas perbuatannya, ketiga ABH tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 307 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepolisian mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Masyarakat yang menemukan dugaan tindak pidana, aksi kekerasan, maupun hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar diharapkan segera menghubungi layanan Kepolisian Hotline 110.

    “Setiap laporan dari masyarakat akan segera kami respons dan tindak lanjuti demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi kita bersama,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo. SH.

  • Polsek Tebet Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Begal, Curanmor dan Narkoba

    Jakarta Selatan – Polsek Tebet, Polres Metro Jakarta Selatan, melaksanakan apel operasi dalam rangka mengantisipasi dan mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), narkoba serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Tebet, Kamis (13/8/2026) dini hari.

    Kegiatan dimulai pukul 01.00 WIB di Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 58, Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Aiptu Yoyo Waluyo selaku Panit Samapta dan diikuti oleh 7 personel Polsek Tebet.

    Dalam arahannya, Aiptu Yoyo Waluyo menekankan pentingnya meningkatkan kegiatan patroli dialogis, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah preventif untuk menekan potensi terjadinya aksi begal, curanmor maupun tindak kejahatan lainnya.

    Personel juga diarahkan untuk memberikan imbauan secara humanis apabila menemukan kelompok remaja yang masih berkumpul atau melakukan aktivitas hingga larut malam. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan keamanan serta menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

    Selain itu, seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan, segera melaporkan setiap kejadian menonjol melalui HT serta mendokumentasikan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.

    Melalui kegiatan operasi dan patroli secara rutin, Polsek Tebet berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan, serta menjaga wilayah Tebet tetap aman, tertib dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Melawai Sambangi Sekuriti Sampaikan Pesan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Pada Rabu, 12 Agustus 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Melawai, Aiptu Iswahyudi, melaksanakan kegiatan sambang, DDS (Door to Door System), patroli, serta pemantauan keamanan lingkungan di wilayah Jl. Sultan Hasanudin Raya RW 02, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Iswahyudi berdialog dan berkoordinasi dengan petugas sekuriti, Sdr. Cornelus, sekaligus menyampaikan imbauan dan pesan-pesan Kamtibmas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi antara pihak kepolisian, petugas keamanan, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Dalam kesempatan tersebut disampaikan agar petugas sekuriti senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, khususnya guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan maupun barang berharga. Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan keamanan kendaraan saat parkir dengan menggunakan kunci ganda sebagai langkah antisipasi.

    Bhabinkamtibmas juga menyampaikan informasi bahwa masyarakat dapat menghubungi Call Center Polisi 110 yang dapat digunakan secara gratis/bebas pulsa apabila membutuhkan bantuan atau melaporkan adanya gangguan Kamtibmas.

    Apabila ditemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, warga maupun petugas keamanan diimbau segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Melawai atau Polsek Metro Kebayoran Baru, sehingga dapat segera ditindaklanjuti.

    Kegiatan sambang dan DDS berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan tersebut tercipta komunikasi yang baik serta terjalin sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Melawai.

  • Memeriahkan HUT RI ke-81, Bhabinkamtibmas Pendampingan Karnaval SDN Rawa Barat 05

    Jakarta Selatan – Kamis, 13 Agustus 2026 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Barat, Aipda Fatoni S. Kurniawan, S.H., melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengamanan Karnaval HUT RI yang diselenggarakan oleh SDN Rawa Barat 05, Jl. Birah III, Kelurahan Rawa Barat, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut berlangsung meriah dengan penuh semangat nasionalisme. Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas turut melakukan pengawalan sepanjang rute karnaval.

    Adapun rute yang dilalui yaitu Start SDN Rawa Barat 05 – Jl. Birah III – Jl. Birah II – Jl. Senayan – Jl. Rengas I – Jl. Rengas II – Jl. Woltermongisidi – Jl. Poncol Jaya – Jl. Kebalen V – Jl. Senayan – Jl. Birah I – Jl. Birah III – Finish SDN Rawa Barat 05.

    Pendampingan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman serta mendukung kegiatan positif yang melibatkan para pelajar dan masyarakat dalam menyemarakkan momentum kemerdekaan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, lancar, dan terkendali. Seluruh rangkaian Karnaval HUT RI ke-81 SDN Rawa Barat 05 dapat terlaksana dengan baik.